UCAPAN BERNILAI IBADAH: PADA SAAT TIDUR DAN BANGUN

photo of person holding alarm clock

Tahukah kamu, ternyata banyak hal dari keseharian kita yang bernilai ibadah. Gak sulit kok, tinggal sesuaikan dengan rutinitas kita maka insyaalah semua bernilai ibadah.

Kebiasaan keseharian tersebut yang dapat kita lakukan namun bernilai ibadah adalah ucapan. Manusia dianugrahi mulut untuk berbicara. Namun demikian, banyak dari kita yang mungkin sangat sulit menjaga ucapan kita, jangankan bernilai ibadah, mungkin jika kita tidak menjaganya dengan baik maka ucapan kita ini dapat menjerumuskan kita ke dalam dosa. Contohnya gibah dan lain-lain. Semoga tidak terjadi di antara kita.

Ucapan-ucapan yang dimaksud dapat berupa doa dan dzikir ataupun perkataan-perkataan yang baik yang dapat bernilai pahala. Kali ini, kami mencoba merangkumkan ucapan-ucapan yang mungkin sering menjadi rutinitas keseharian kita namun bernilai ibadah, salah satunya adalah pada saat tidur dan bangun

Tidur dan bangun merupakan aktivitas yang sering kita lakukan. Alangkah baiknya kita mengucapakan (doa) ini ketika akan bangun dan mau tidur agar apa yang menjadi keseharian kita bernilai ibadah.

“Apabila Nabi ﷺ akan tidur di malam hari, beliau meletakkan tangan (kanan)nya di bawah pipinya (yang kanan), kemudian berdoa:

“Dengan Nama-Mu, ya Allah, aku mati (tidur) dan aku hidup (bangun) (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Ketika Nabi ﷺ bangun, maka beliau mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan (membangunkan) kami setelah mematikan (menidurkan) kami dan hanya kepada-Nya lah dikumpulkan (HR. Al-Bukhari).

Sumber:

Abu Muhammad Ibnu Shalih bin Hasbullah. Ucapan Sehari-hari yang Bernilai Ibadah Berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunah. Pustaka Ibnu Umar

0

You might also like

No Comments

Leave a Reply